http://www.blogger.com/blogger.g?blogID=7969413989643392990#editor/src=header

B. SEPUTAR TEKNOLOGI NITROBACTER

B. SEPUTAR TEKNOLOGI NITROBACTER
Peningkatan produksi panenan merupakan dambaan setiap petani dan juga pemerintah dalam rangka
ketahanan pangan. Demi mempertahankan kestabilan produksi pangan, pemerintahpun sadar namun dilematis
ketika membiarkan trend pemupukan kimia yang semakin merusak tanah ini berlangsung terus menerus.
Nitrobacter merupakan alternatif dan terobosan teknologi baru yang berdayaguna dan sangat dibutuhkan
petani . Dengan Nitrobacter, tanah yang rusak dapat diperbaiki kesuburannya secara organik sepenuhnya.
Keunikan sistem nitrobacter adalah memberikan langsung/menginjeksi tanah dengan sedikit jenis/spesies bakteri tertentu saja yang diberikan dalam jumlah besar dengan tujuan untuk mendominasi mutlak
atas komunitas bakteri lain yang ada di ekologi.
Dengan menjadi dominan secara jumlah, spesies bakteri-bakteri lainnya akan ditekan perkembangan,
dibuat dorman (suri) atau akan mati alami karena kalah berebut nutrisi. Dengan dominasi bakteri nitrobacter
yang nyaris seragam ini , penguraian zat-zat hara berlangsung lebih cepat dan efektif karena bakteri sejenis
dapat kompak bekerja secara sinergis .
Bakteri Nitrobacter secara cepat akan mengurai unsur Nitrogen,Phospor,Kalium (NPK) berbentuk
sisa residu pemupukan kimia di tanah yang tidak terserap, dan lalu mengolahnya menjadi cadangan nutrisi
terbarukan. Dengan cara inilah petani nitrobacter mendapatkan pupuk tanaman gratis yang berasal dari
lahannya sendiri.
Salah satu tanda dan Efek penguraian unsur-unsur residu di tanah adalah perubahan dramatis karakter
tanah , tanah berubah menjadi lebih gembur, halus texturnya dan tidak lengket lagi sehingga perakaran
tanaman dapat tumbuh lebih optimal. Nitrobacter mencatat perbaikan karakter tanah yang berkorelasi kesuburan
yang naik dengan cepat dan langsung secara signifikan menaikkan produktivitas panenan .
Dalam sistem Nitrobacter, petani diharapkan tidak membuang jerami pasca panenan, karena jerami
diolah menjadi kompos lagi bagi persediaan nutrisi musim tanam berikutnya. Dengan cara seperti inilah nitrobacter
merupakan terobosan teknologi yang bernilai strategis bagi ekonomi dan ekologi pertanian berkelanjutan
di negeri kita..
Petani pemakai Nitrobacter juga diuntungkan, karena tidak perlu membeli beragam pestisida kimia
lagi untuk mengatasi aneka penyakit dan hama tanaman yang disebabkan virus, bakteri dan jamur. Dominasi
Nitrobacter di populasi mikroba di tanah dibuktikan dapat efektif mengatasi dan mencegah serangan bakteri
pathogen penyebab aneka penyakit tanaman seperti fusarium, trips, bule dan lain-lain..
Dibandingkan produk pupuk berbasis bakteri lainnya , petani nitrobacter dilibatkan dalam proses penilaian
kualitas pembiakan bakteri Nitrobacter memiliki indikator warna dan kecemerlangan optis yang
terlihat, hal itu sangat memudahkan petani pemakai untuk memastikan kualitas dan hidup matinya bakteri.
Tentunya hanya bakteri hidup saja yang bakal membawa manfaat dan hasil.
Nitrobacter secara fenomenal menghadirkan efek yang cepat, tanah yang tadinya rusak/ keras/ bantat
sanggup digemburkan dalam 24 jam. Prestasi peningkatan produksi yang signifikan dalam satu periode tanam
yang sedang berjalan, mengindikasikan Nitrobacter efektif dalam mengobati kerusakan tanah dan sekaligus
meningkatkan produksi panenan. Inilah teknologi yang dibutuhkan petani dan bangsa ini untuk mengerem
laju kerusakan tanah sekaligus mensejahterakan petani melalui peningkatan hasil panenan secara signifikan.
Temuan Nitrobacter telah diuji oleh beberapa mahasiswa dan dosen peneliti Fakultas Pertanian Unsoed
dengan hasil signifikan, dan dalam skala lokal telah kami komersilkan. Testimoni bisa dilihat di google
atau di situs youtube.com dengan key “nitrobacter Thomas Janardi”;
Integritas produk Nitrobacter dibuktikan dengan adanya layanan sms/telp/pendampingan dan konsultasi
hingga panen berhasil dan juga siaran (Live) di radio Ardilawet FM 96.3 tiap hari kamis jam 20-21wib.
Pasar Pertanian Indonesia Membutuhkan teknologi ini , dan salah satu keuntungan menginjeksi mikroba
nitrobacter memungkinkan tanah gersang atau lahan gambut berkadar asam tinggi bisa diubah kesuburannya
secara cepat. Lahan rusak kritis pun mampu untuk ditanami kembali dan menjadi produktif menghasilkan.
Kamipun mencatat ketahanan tanaman terhadap kemarau karena bakteri ini mampu membuat tanah
menyimpan air lebih banyak dan lebih lama sehingga mampu bertahan dalam kekeringan ekstrim sekalipun.
Banyak potensi pertanian yang terbengkelai karena faktor rusaknya lahan pertanian, ketika memasuki
kemarau, tanah yang telah rusak akan mengeras dan nyaris tidak ada tanaman yang bisa tumbuh diatasnya. Penyemprotan
dengan air juga menjadi upaya sia-sia karena tanah yang rusak sangat poros dan sulit menyimpan
air/kalis. Di tanah2 yang seperti itu praktis hanya bisa ditanami 1x dalam setahun, dan petani hanya pasrah
terhadap nasibnya.
Bila dengan teknologi nitrobacter tanah-tanah seperti ini bisa di hidupkan kembali menjadi gembur
subur , tentunya kombinasi dengan usaha pompanisasi irigasi buatan atau penyemprotan manual menjadi
mungkin bisa dilakukan (karena tanahnya gembur) agar tanaman tetap mampu tumbuh dan produktif di
musim kemarau sekalipun.
Dari skala harga, pasar nitrobacter juga prospektif menjadi pilihan petani, karena harganya murah,
praktis dan hasilnya yang dijamin lebih baik dari pemupukan kimia sebelumnya. Nitrobacter juga merupakan satu-satunya produk yang berani serta-merta langsung lepas 100% dari pemupukan kimia apapun tanpa
terjadi penurunan produksi..
Satu-satunya kendala Nitrobacter adalah waktu penyemprotan yang harus dilakukan pada sore atau
pagi-pagi buta, karena sifat bakteri ini yang mudah mati bila terkena sinar matahari..
Nitrobacter berpotensi mengubah dan menjadikan Indonesia lumbung pangan dunia. Melalui teknologi
ini , ribuan kilometer tanah sepanjang pantai berpasir bisa di tanami dan diubah menjadi subur dan menghasilkan
nilai ekonomi. Potensi jutaan hektar lahan-lahan gambut yang kini terlantar bukan karena kurangnya
peminat investor ,namun kurangnya alternative teknologi yang dapat diandalkan untuk dapat mengolahnya
menjadi produktif.
Dan temuan teknologi NItrobacter oleh Thomas Janardi Purbalingga yang pada awal pebruari tahun
2013 ini lolos menjadi salah satu dari 15 temuan riset teknologi tepatguna di Lembaga Penelitian dan Pengabdian
pada Masyarakat (LPPM) Unsoed, tentunya bukan produk yang hanya manis di bibir. UNSOED / Fakultas
Pertanian telah selektif dan melakukannya penuh dengan intergitas dengan mengadakan serangkaian riset
dan uji nitrobacter independen yang dilakukan sendiri oleh dosen maupun mahasiswa dengan biaya swadaya.
Dan dari hasil penelitian nitrobacter yang dibangun dari fakta- fakta inilah yang membawa Achmad
Rizkul SP (08562558702) dan Rossy Widarawati , keduanya peneliti dan dosen fakultas pertanian Unsoed
. Nitrobacter lolos seleksi dalam hal teknologi tepat guna yang diadakan oleh LPPM Universitas Jenderal
Sudirman Purwokerto.
Pengakuan Institusi Fakultas Pertanian Unsoed terhadap teknologi Nitrobacter juga dibuktikan dengan
diadakannya acara berbobot akademis berupa Stadium General pada 29 sept 2012 lalu dimana Formulator
Nitrobacter Bp. Thomas Janardi membawakan materi dengan mengikut sertakan beberapa petani suksesor
nitrobacter.